Rebahlah dengan pongah
Dari temaram samovar kecil yang udik
Dari gelayut nyiur yang rancak
Gebahlah tembikar besi yang liat
Laksana ombak yang memilahkan gerak dari jemarinya
Itu hanyalah cenayang angin pantai
Semerbakkan pasirnya mengeluh
Tertata pada batas antara takdir dan kehendak
by: -d ◊ Pacitan, 1998